https://jmsp.uho.ac.id/index.php/jmsp/issue/feed Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan 2025-08-24T02:18:02+00:00 Abdul Hamid jurnalmsp@uho.ac.id Open Journal Systems <p><span style="color: #0e101a; background: transparent; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" data-preserver-spaces="true">The </span><em style="color: #0e101a; background: transparent; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"><span style="color: #0e101a; background: transparent; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" data-preserver-spaces="true">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</span></em><span style="color: #0e101a; background: transparent; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" data-preserver-spaces="true"> (Journal of Water Resources Management) publishes research results related to all aspects of the field of Water Resources Management. It is an academic journal published by the Department of Water Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Halu Oleo University, four times a year in Marc, June, September, and December. JMSP presents papers on all aspects of water resources management, whether in freshwater, brackish, or marine environments.</span></p> https://jmsp.uho.ac.id/index.php/jmsp/article/view/51 Kepadatan Cacing Kacang (Antillesome antillarum) Berdasarkan Karakteristik Habitat di Perairan Toronipa Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe sulawesi Tenggara 2025-07-10T09:54:51+00:00 Muhamad Iksanuddin iksanuddin28@gmail.com Bahtiar anan77unhalu@gmail.com Ermayanti Ishak ermayantiishak@uho.ac.id <p>Untuk mengetahui kepadatan cacing kacang pada habitat yang memiliki lamun dan yang tidak memiliki lamun, serta menganalisis pola distribusi dan kerapatan lamun di perairan Pantai Toronipa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Pengambilan sampel dilakukan selama tiga bulan, dari Mei hingga Juli 2024. Kepadatan dihitung menggunakan rumus populasi, distribusi dengan indeks Morisita, dan kerapatan lamun berdasarkan jenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa habitat dengan lamun memiliki kepadatan cacing kacang lebih tinggi (10,5 ind/m²) dibandingkan habitat tanpa lamun (3,4 ind/m²). Distribusi cacing kacang cenderung mengelompok (Id &gt; 1), dan ditemukan dua jenis lamun dominan<em>, Cymodocea rotundata</em> dan <em>Thalassia hemprichii,</em> dengan kerapatan tertinggi pada <em>C. rotundata</em> di bulan Juni (26,8 ind/m²).</p> 2025-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Muhamad Iksanuddin iksan, Bahtiar, Ermayanti Ishak https://jmsp.uho.ac.id/index.php/jmsp/article/view/57 Preferensi Habitat Kerang Coklat (Modiolus modulaides) Di Perairan Desa Tapulaga Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara 2025-08-24T01:37:20+00:00 Nabilah Istiqama i1a119031nabilaistiqama@student.uho.ac.id Bahtiar bahtiar@uho.ac.id Muhammad Fajar Purnama muhammadfajarpurnama@gmail.com <p>Desa Tapulaga merupakan salah satu daerah pesisir yang memiliki ekosistem kompleks karena terdapat kawasan mangrove, lamun dan terumbu karang. Terdapat salah satu spesies bivalvia dari <em>family Mytilidae</em> yaitu kerang coklat (<em>Modiolus&nbsp; modulaides</em>). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi habitat kerang coklat di perairan. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan yaitu September-November 2022 di perairan Desa Tapulaga,&nbsp; Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara. Penetapan stasiun menggunakan metode <em>purposive sampling </em>atau secara sengaja. Pengambilan sampel dilakukan selama 3 bulan dengan interval pengambilan sampel&nbsp; 1 kali dalam satu bulan menggunakan metode acak sistematis (<em>sistematic random sampling</em>) dan sampel diambil secara manual menggunakan tangan. Data kepadatan, pola distribusi dan distribusi ukuran dianalisis dan Preferensi habitat kerang coklat dianalisis dengan <em>Principle Componen Analysis </em>(PCA) melalui program XLSTAT. Hasil analisis menunjukan kepadatan kerang coklat 5,67-1167 ind/m2. Indeks pola distribusi menunjukan kerang coklat mempunyai penyebaran seragam. Sebaran ukuran panjang total (panjang cangkang) ukuran yang mendominasi 3,2-8,8-9,5 cm. Preferensi habitat kerang coklat dikarakteristikkan oleh subtrat pasir berlempung dan pasir</p> 2025-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Nabilah Istiqama, Bahtiar, Muhammad Fajar Purnama https://jmsp.uho.ac.id/index.php/jmsp/article/view/23 Tingkat Pencemaran Berdasarkan Saprobitas Fitoplankton di Bungkutoko, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara 2025-01-15T00:41:47+00:00 Nilam nilamriska7@gmail.com Salwiyah Sawali salwiyah_sawali@uho.ac.id Muhammad Taswin Munier salwiyah_sawali@uho.ac.id Adi Imam Wahyudi salwiyah_sawali@uho.ac.id <p>Phytoplankton which is the main producer of organic substances, plays an important role in waters and can also be used as a parameter for the level of water pollution because phytoplankton have a very fast response to changes in water quality. This research aimed to determine the level of pollution in Bungkutoko waters based on phytoplankton probity by utilizing data on the abundance, diversity index, uniformity index, and phytoplankton dominance index in Bungkutoko waters. This research used a purposive sampling method to determine the stations. From the research results, phytoplankton abundance ranged from 66 cells/L 698 cells/L. The phytoplankton diversity index in Bungkutoko ranges from 1.54 2.42. This showed that the diversity values at all observation stations are included in the medium diversity category. The phytoplankton uniformity index value ranges from 0.58 0.9. This indicated that the uniformity index is moderate. The phytoplankton dominance value ranges from 0.10 0.34. This displayed that there is no dominant type of phytoplankton. The Saprobic Index (SI) value obtained was 0.65 and the Saprobic Index (TSI) value was -0.16. This revealed that Bungkutoko waters were categorized as lightly/lowly polluted to moderately polluted.</p> <p>Key Words : Bungkutoko, Phytoplankton, Saprobitas</p> 2025-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Nilam Nilam, Salwiyah Sawali, Muhammad Taswin Munier, Adi Imam Wahyudi https://jmsp.uho.ac.id/index.php/jmsp/article/view/22 Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Ikan Bunga Waru (Lutjanus lutjanus) di Perairan Desa Ngapawali Teluk Kolono Kabupaten Konawe Selatan 2025-01-14T23:56:56+00:00 Abdul Nursalam abdnrslm93@gmail.com Asriyana asriyana@uho.ac.id Wa Nurgayah wanurgayah@uho.ac.id <p>Bigeye snapper (Lutjanus lutjanus) is a marine demersal fish that generally lives offshore up to 60 m depth. This study was conducted with the aim of analyzing the growth type and condition factors of L. lutjanus fish in non-volcanic hydrothermal areas in the shallow marine waters of Kolono Bay, South Konawe District. Fish sampling was conducted twice a month starting from March to May 2022. A total of 93 fish were caught using gill net gear with mesh sizes varying from 1, 1.5, 2, 2.5, 3 and 4 inches. The fish caught had a total length of 138 - 183 mm and weighed 31.7 - 77.9 g. The highest frequency was in the total length range. The highest frequency was in the total length range of 156 - 161 and 162 - 167 mm (females) and 150 - 155 mm (males). The length-weight relationship obtained was W = 0.0002 L 2.48. The value of b is 2.48 with a correlation r2 of 0.98. This indicates that the growth type of L. lutjanus studied is negative allometric (b &lt; 3). Condition factor ranged from 0.48 - 1.62 with an average value 1.01. Condition factor values between males and females tend to be the same.</p> 2025-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Abdul Nursalam, Asriyana, Wa Nurgayah https://jmsp.uho.ac.id/index.php/jmsp/article/view/34 Karakteristik Habitat Ikan Bunga Waru (Lutjanus lutjanus) di Perairan Desa Ngapawali Teluk Kolono Kabupaten Konawe Selatan 2025-02-23T12:16:34+00:00 Imran imran.rauf2004@gmail.com Asriyana wanurgayah@uho.ac.id Wa Nurgayah wanurgayah@uho.ac.id <p>Ikan bunga waru (L. lutjanus) salah satu famili Lutjanidae yang merupakan predator aktif mencari makan saat malam hari dan dikategorikan sebagai ikan karnivora yang hdup di Kawasan terumbu karang atau bebatuan. Penelitian karakteristik habitat ikan kembang waru pada Kawasan hidrotermal non vulkanik di perairan Teluk Kolono menggunakan metode random sampling. Berdasarkan hasl pengamatan Jumlah individu ikan bunga waru yang tertangkap di perairan dangkal Teluk Kolono di setiap stasiun sebanyak 24 individu dengan jumlah bervarasi disetiap stasiun dengan kelimpahan relative tertinggi terdapat pada ukuran remaja (100%) dan kelimpahan relatif terendah terdapat pada ukuran juwana dan dewasa (0).</p> <p><span style="font-size: 0.875rem;">Kata Kunci : karakteristik habitat, Lutjanus lutjanus, Teluk Kolono.</span></p> 2025-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Imran, Asriyana, Wa Nurgayah https://jmsp.uho.ac.id/index.php/jmsp/article/view/58 Komposisi Jenis dan Kerapatan Lamun (Seagrass) Di Perairan Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat 2025-08-24T02:18:02+00:00 Laode Muhammad Fajar fajar_i1a117036@student.uho.ac.id Dedy Oetama dedyoetama@uho.ac.id Adi Imam Wahyudi adicoastal@uho.ac.id Halili halili@uho.ac.id <p>The aim of this study is to determine the species composition and density of seagrass ecosystems in residential and non-residential areas, particularly mangrove areas. The study was conducted in Tanjung Pinang Village. Data on seagrass species and density were collected using a square transect parallel to the coastline. The seagrass species composition at Station I, located within the residential area, exhibited the highest value of Enhalus acoroides at 91.85%. At Station II, outside the residential area in the mangrove area, Enhalus acoroides had the highest species composition value, at 91.69%. At Station I, E. acoroides had the highest seagrass density value of 67.70 plants/m², while T. hemprichii had the lowest value of 6.18 plants/m². At Station II, E. acoroides had the highest density value of 143.80 plants/m² in the mangrove water area. Station I had the lowest seagrass coverage value, 19.48%. Station II, outside the residential area in the mangrove waters, had the highest seagrass coverage value, 33.41%.</p> 2025-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Laode Muhammad Fajar, Dedy Oetama, Adi Imam Wahyudi, Halili