Kepadatan Cacing Kacang (Antillesome antillarum) Berdasarkan Karakteristik Habitat di Perairan Toronipa Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe sulawesi Tenggara Density of Peanut Worm (Antillesoma antillarum) Based on Habitat Characteristics in Toronipa Waters, Soropia District, Konawe Regency, Southeast Sulawesi Province

Main Article Content

Muhamad Iksanuddin
Bahtiar
Ermayanti Ishak

Abstract

Untuk mengetahui kepadatan cacing kacang pada habitat yang memiliki lamun dan yang tidak memiliki lamun, serta menganalisis pola distribusi dan kerapatan lamun di perairan Pantai Toronipa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Pengambilan sampel dilakukan selama tiga bulan, dari Mei hingga Juli 2024. Kepadatan dihitung menggunakan rumus populasi, distribusi dengan indeks Morisita, dan kerapatan lamun berdasarkan jenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa habitat dengan lamun memiliki kepadatan cacing kacang lebih tinggi (10,5 ind/m²) dibandingkan habitat tanpa lamun (3,4 ind/m²). Distribusi cacing kacang cenderung mengelompok (Id > 1), dan ditemukan dua jenis lamun dominan, Cymodocea rotundata dan Thalassia hemprichii, dengan kerapatan tertinggi pada C. rotundata di bulan Juni (26,8 ind/m²).

Article Details

How to Cite
Iksanuddin, M., Bahtiar, & Ishak, E. (2025). Kepadatan Cacing Kacang (Antillesome antillarum) Berdasarkan Karakteristik Habitat di Perairan Toronipa Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe sulawesi Tenggara : Density of Peanut Worm (Antillesoma antillarum) Based on Habitat Characteristics in Toronipa Waters, Soropia District, Konawe Regency, Southeast Sulawesi Province. Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan, 2(2), 1–14. Retrieved from https://jmsp.uho.ac.id/index.php/jmsp/article/view/51
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)